SEBAR
NUSA (SEMANGAT BAHARI NUSANTARA) 2015
Beberapa
hari yang lalu tepat nya tanggal 13
Januari 2015, saya beserta kakak-kakak alumni KPN (Kapal Pemuda Nusantara),
para alumni PPAN (Pertukaran Pemuda Antar Negara) dan para volunter yang
tergabung dari beberapa program seperti
duta bahasa, Jambore Pemuda daerah (JPD) berangkat ke pulau Enggano yang
terletak di sebelah barat pulau Sumatra. Di pulau Enggano tersebut terdapat
satu kecamatan yaitu kecamatan Enggano. Kecamatan ini terdiri dari enam desa,
dan salah satu nya yaitu desa Kahyapu. Dan desa ini lah yang menjadi tujuan
kami, karena desa ini merupakan desa terdekat dengan dermaga Enggano. Disinilah
kami memusatkan kegiatan Sebar Nusa.
Kegiatan sebar nusa ini merupakan sebuah kegiatan
(sosial) yang bergerak dibidang pendidikan, khususnya pendidikan anak-anak di
pesisir yang pada kesempatan ini dipusatkan kepada anak-anak yang berada di
pulau Enggano.
Program ini merupakan sebuah aksi nyata, yang dikonsep dan
dilaksanakan oleh para pemuda BAHARI, alumni program KEMENPORA, Kapal Pemuda
Nusantara (KPN) di Bengkulu. Para alumni ini diantara nya adalah Handriyanto
yang merupakan salah satu koordinator pusat KAKPN, Muhamad Allan Serunting,
alumni KPN Sail Komodo 2013, Ferdi Syahdani, Lesti Hastika, Nita, dan M.Rafik
Udin yang merupakan alumni KPN Sail Raja Ampat 2014. Mereka bekerja sama dan bersinergi dengan pemuda-pemuda dari
alumni program KEMENPORA lainnya, yaitu PPAN (Pertukaran Pemuda Antar Negara),
para alumni ini diantara nya Andri Saputra, perwakilan IMYEP Malaysia, Yurieke
Nadiya Rahmat, perwakilan IKYEP Korea Selatan, M.Fahrul Rozie perwakilan
Program India, dan para volunter lain nya yang diantara nya saya sendiri Lia
Haryana, Yunita, Jerni Rinova Pandjaitan, Medi Ariansyah, Alheru Akbar, dan
Dedi.
Kegiatan ini berlangsung dari tanggal 13-17 Januari. Kami
berangkat pada sore selasa tanggal 13 dan tiba di pulau Enggano pada keesokan
hari nya. Dibutuhkan waktu 12 jam di kapal untuk tiba di pulau Enggano, dan
kami menumpangi kapal ASDP yang sekitar seminggu sekali beroperasi. Jujur pada
awalnya saya pribadi tidak mau ikut program ini karena melihat kondisi cuaca
yang kurang bersahabat, namun dua orang teman yang tergabung dalam satu
komunitas dengan saya, yaitu teman-teman dari The Bloody Dreamers (TBD), sebuah
komunitas yang dibentuk sebagai wadah bagi pemuda-pemuda yang suka berbahasa
Inggris dan ingin melanjutkan study ke
luar negeri, mereka adalah Evi Julianti dan Khairunnisa, mereka berdua mengajak
saya untuk ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini dan akhirnya saya ingin
bergabung. Namun, setelah berpamitan dengan orang tua untuk ikut kegiatan ini
dan meminta uang untuk keperluan kegiatan, tiba-tiba Khai mengatakan dia
mengundurkan diri karena tidak diizini oleh mama nya, dan karena masih ada satu
teman yang ikut saya tetap semangat
untuk ikut kegiatan. Setelah menghubungi kk Lesti Joe selaku koordinator acara,
beliau mengatakan bahwa akan ada rapat pada hari minggu di benteng Marlborough,
saya langsung menghubungi Evi namun dia tidak bisa datang karena ada kegiatan
lain, akhirnya dia menitipkan uang administrasi nya kepada saya. Dan akhirnya
saya menghadiri rapat, bertemu dengan orang-orang yang rata-rata belum saya
kenali hanya ada beberapa orang yang saya tahu dan itupun sekedar tahu namanya
saja, tidak begitu akrab. Namun entah mengapa walaupun belum kenal namun saya
merasa nyaman berada disekliling mereka, pertama kali kesana saya bertemu do
Handri dan Kak Rozie yang biasa saya panggil kak Oji, mereka menyambut saya
dengan hangat, senang sekali rasanya :D. Waktu itu kami membahas konsep acara,
apa yang harus dipersiapkan sebelum berangkat dan ketika sudah berada disana.
Setelah mengikuti rapat tekad saya semakin bulat ingin ikut
berpartisipasi dalam kegiatan ini, walaupun para panitia memberitahu bahwa
kegiatan ini tujuan nya bukan untuk bersenang-senang namun untuk membantu orang
di Enggano. Entah mengapa saya merasa semangat sekali untuk ikut, 2 hari
sebelum hari H, Evi memberitahu saya bahwa dia juga tidak bisa ikut karena
masih ada ujian akhir pada hari rabu nya, yah awalnya kaget bukan kepalang,
membayangkan pergi ketempat asing bersama orang-orang asing juga karena teman
yang dipikir akan menamani ketika disana tidak jadi ikut, kebayang sudah betapa
tidak enak nya saya disana, lebay nya diriku hahah :D
Namun saya tidak lekas mengambil keputusan untuk mengundurkan
diri juga, yang ada dipikiran saya saat itu adalah saya ingin membantu orang
lain, apapun yang terjadi saya tetap harus ikut. Dan untuk masalah teman, yang
ada dipikiran saya waktu itu adalah ini adalah waktu yang tepat bagi saya untuk
beradaptasi dengan orang-orang baru, yang punya selfesteem yang belum pernah
saya temui sebelumnya, dan juga untuk memperbanyak teman. Dengan modal itu
kekhawatiran saya pun hilang, dan pada hari -2 itu saya, Yurieke dan kak Lesti
pergi membeli kebutuhan selama di Enggano lalu disusul oleh dua kakak saya yang
baik hati dan rajin menabung :p, kk
allan dan kk dedi, kamipun membeli buku-buku dan perlengkapan sekolah lainnya
serta seragam sekolah. Keesokan hari nya kami berkumpul lagi dirumah kk Lesti untuk
mengadakan rapat lanjutan, waktu itu semua yang rencana nya akan pergi ke
Enggano berkumpul semua, banyak orang yang belum saya kenali disana, hanya ada
beberapa saja yang saya kenal seperti Yurieke, kk Andri, Heru, dan kk Oji.
Sementara saya belum mengenali yang lainnya, namun lagi-lagi saya merasakan
adanya kenyamana bisa berkumpul bersama mereka. Keesokan hari nya kami
mempersiapkan beberapa menu makanan yang akan dibawa kesana seperti kerupuk dan
sambal kentang balado, eh jadi lapar nih ngomongin makanan :D
Tepat pada hari selasa tanggal 13 Januari kami berangkat ke
Enggano, sebelumnya kami berkumpul terlebih dahulu di rumah kk Lesti, selama 12
jam perjalanan saya memaksakan mata untuk terpejam berharap bisa mengurangi
efek mabuk, dan alhamdulillah saya tidak mabuk dan bisa tidur nyenyak karena
sebelum berangkat juga sudah minum antimo, ternyata manjur euy antimo ny :D.
Dan pagi esok harinya kami tiba di dermaga Enggano, dan lagi-lagi entah mengapa
meskipun capek namun saya tetap merasa semangat. Kamipun menurunkan
barang-barang dari kapal dan mengangkutnya kesekolah menggunakan mobil pick up
milik warga setempat. Ketika disana kami menggunakan ruang kelas SD N 05/SMP 02
sebagai ruang kesekretariatan kami, namun untuk tidurnya tentu saja dipisah
untuk perempuan dan laki-laki nya, karena ada 6 orang perempuan jadi kami
dibagi 2, menjadi 3 orang masing-masing untuk tidur dirumah warga yang lokasi
nya berdekatan dengan sekolah. Namun untuk kegiatan masak-memasak dan kegiatan
lainnya dipusatkan disekolah, jadi kami hanya kembali kerumah orang tua angkat
pada malam hari ketika mau beristirahat, numpang tidur doang ceritanya haha :D.
Program Sebar Nusa ini sendiri terdiri dari beberapa kegiatan
seperti mendirikan
Rumah Baca SebarNusa , Membangun mimpi , Motivasi, SebarNusa Mengajar , Pelatihan pembuatan susu kedelai , bakti sosial , Beasiswa siswa berprestasi, dan Berbagi pakaian bekas layak pakai kepada warga desa Kahyapu. Pada hari pertama kegiatan kami fokuskan ke pendirian rumah baca, mulai dari mengecat dinding dan membogkar lemari-lemari yang berisi buku yang sudah tidak layak untuk dibaca lagi dan juga membungkus pakaian layak pakai yang akan diberikan kepada warga. Dimulai dari hari pertama inilah pertemanan kita terjalin, yang awalnya saling tidak mengenal satu dengan lainnya, pada hari itu kita mulai untuk mengenal satu sama lainnya. Dan kekompakanpun terjalin, kita berbagi tugas dengan adil, beberapa orang membantu dirumah baca, sementara lainnya membantu membungkus baju-baju yang ada. Dan pada hari itu kita masak bersama, dan abis sholat magrib saya, ike, dan yuyun bergegas kesekolah lagi dan karena 3 orang kakak-kakak cantik belum datang, akhirnya kami bertiga yang mendapat tugas untuk masak, jiwa keibuan kami bertiga tiba-tiba muncul apalagi setelah melihat kakak-kakak yang ganteng memasang wajah-wajah kelaparan :D. Jujur saja, saya kurang pandai memasak jadi saya mendapat tugas kupas-mengupas sementara ike dan yuyun bertugas memasak karena mereka lebih profesional daripada saya, tapi belum seprofesional chef loh ya, jangan terbang dulu :p. Alhamdulillah kegiatan hari pertama berjalan dengan lancar, dan kita bisa makan bersama makan masakan cewek-cewek kece tentunya :D.
Rumah Baca SebarNusa , Membangun mimpi , Motivasi, SebarNusa Mengajar , Pelatihan pembuatan susu kedelai , bakti sosial , Beasiswa siswa berprestasi, dan Berbagi pakaian bekas layak pakai kepada warga desa Kahyapu. Pada hari pertama kegiatan kami fokuskan ke pendirian rumah baca, mulai dari mengecat dinding dan membogkar lemari-lemari yang berisi buku yang sudah tidak layak untuk dibaca lagi dan juga membungkus pakaian layak pakai yang akan diberikan kepada warga. Dimulai dari hari pertama inilah pertemanan kita terjalin, yang awalnya saling tidak mengenal satu dengan lainnya, pada hari itu kita mulai untuk mengenal satu sama lainnya. Dan kekompakanpun terjalin, kita berbagi tugas dengan adil, beberapa orang membantu dirumah baca, sementara lainnya membantu membungkus baju-baju yang ada. Dan pada hari itu kita masak bersama, dan abis sholat magrib saya, ike, dan yuyun bergegas kesekolah lagi dan karena 3 orang kakak-kakak cantik belum datang, akhirnya kami bertiga yang mendapat tugas untuk masak, jiwa keibuan kami bertiga tiba-tiba muncul apalagi setelah melihat kakak-kakak yang ganteng memasang wajah-wajah kelaparan :D. Jujur saja, saya kurang pandai memasak jadi saya mendapat tugas kupas-mengupas sementara ike dan yuyun bertugas memasak karena mereka lebih profesional daripada saya, tapi belum seprofesional chef loh ya, jangan terbang dulu :p. Alhamdulillah kegiatan hari pertama berjalan dengan lancar, dan kita bisa makan bersama makan masakan cewek-cewek kece tentunya :D.
Keesokan harinya,
kegiatan yang kami lakukan yaitu memberikan motivasi kepada adek-adek SD dan
SMP, berdongeng ria dan melanjutkan dekorasi rumah baca. Semua kegiatan itu
berjalan dengan lancar karena tiap-tiap kegiatan sudah dibagi koordinatornya,
dan saya sendiri bersama dengan Yuyun mendapat tugas berdongeng ria kepada anak
kelas 1, 2, 3 SD. Kami bercerita tentang satu cerita yang berjudul “Super
Kentut” si tukang kentut, semoga yang baca bukan si tukang kentut yah :p.
Ternyata baru saya sadari mengurusi anak-anak yang masih kecil-kecil itu jauh
lebih sulit dibandingkan mengerjakan soal TOEFL, loh? :D. Ketika bercerita
karena duduknya lesehan mereka berebut mau duduk paling depan dekat kami
berdua, dan mereka rela himpit-himpitan yang penting bisa duduk didepan, dan
ada hal yang luar biasa terjadi, kalian tau apakah itu????, yah beberapa adek-adek
cowoknya saling jontos-jontosan dan tendang-menendang satu sama lainnya, ada yang menangis. Hadeh
pusing kepala dibuatnya, #pontelpalakdedekbang :D. Sebagai ibu guru yang bijak pada
saat itu karena dipanggil ibu sih jadi berasa udah jadi ibu guru, saya berusaha
memisahkan mereka dan membujuk mereka dengan cara yang lembut sekali, dan
ceritapun selesai tibalah saat nya membagikan hadiah, merekapun berebut mau
hadiah semua, #pontellagipalakdedek :D
Ketika semua kegiatan
itu selesai, siangnya setelah sholat dzuhur dua orang perwakilan kakak yang
ganteng kk Medi dan Mbak yang cantik mbak Nita pergi kerumah Pak Kades untuk
membantu atau Cuma melihat aja, gak tau deh :D, melihat proses pembuatan susu
keledai, ooopss kedelai maksudnya yang dilakukan oleh tim rumah kedelai yang
dibimbing oleh mam Warda dan 7 orang mahasiswa IAIN Bengkulu. Sementara ketika
mereka berdua kesana, kami yang tersisa berniat ingin mencari ikan didermaga,
kamipun pergi kedermaga dengan bekal membawa pancing dan keong-keong yang
diambil di sungai-sungai sebagai umpannya. Eh niat boleh mancing tapi ketika
sampai di dermaga, apa yang terjadi? Kita udah kayak orang yang tidak pernah
melihat laut, langsung menceburkan diri keair, mandi main air bersama, Eh mau
tau gak ada sesuatu yang so sweet sekali terjadi, dua orang kakak-kakakku yang
tampan dan baik hatinya mencari kerang atau kucingan dan
memberikan nya kepadaku, ahh so sweetnya kalian, jadi kangen deh ({}).
Tapi sayang sekali kucingan nya tertinggal di dermaga ketika mau pulang
Bengkulu, padahal itu kerang spesial binggo dah :D, tapi btw thanks so much yah
kakak allan dan uda ferdi, miss both of you J
Dan hari berikutnya
yaitu pada hari Jum’at pagi-pagi sekali yang cowok-cowok pergi sholat ke masjid
dan mereka langsung gotong-royong membersihkan masjid sementara kami yang cewek
bertugas memasak, again cooking fun cooking with chef-chef kece:D. Dan setelah
itu kami melakukan outbond dan lomba mewarnai buat anak-anak kelas 1, 2 dan 3.
Dan lagi-lagi saya mendapat tugas mengurusi adek-adek lucu nan imut, jadi
kangen adek-adek disana :D. Lagi dan lagi tindakan anarkis terjadi, mereka
jontos-jontosan lagi karena berebut cat, #pontellagipalakdedek, hadeh :D, dan
ada satu hal lagi yang tidak terlupakan, ketika pengumuman lomba mewarnai
tersebut, ada satu murid yang komplain karena ternyata yang menang juara 1 itu
gambar nya merupakan hasil jiplakan dan siempunya gambar komplain.
#Lagilagipontelpalakdedek, inilah akibat jadi guru yang belum profesional,
semoga hal ini tidak terulang lagi dikemudian hari dan jangan tiru adegan ini
dirumah #lohhhhhh :D.
Setelah selesai
pengumuman lomba, kami said good bye kepada adek-adeknya. Dan siang harinya
kami melakukan bakti sosial membagikan pakaian kepada warga desa Kahyapu. Jujur
senang sekali rasanya ketika melihat warga-warga disana antusias menerima
bantuan kami walaupun cuma pakain layak pakai itulah yang kami berikan. Yah
memang benar ada kepuasan tersendiri ketika kita bisa berbagi kepada sesama,
berharap sekali bisa melakukan hal-hal bermanfaat ini lagi di lain waktu J.
Malam hari nya yaitu
malam keakraban, kita evaluasi mengenai kegiatan kita selama 4 hari tersebut,
menyampaikan kesan dan pesan kita selama kegiatan. Bagi saya, kegiatan sebar
nusa tersebut adalah kegiatan yang amat sangat berkesan, ada banyak pelajaran
berharga yang bisa saya dapatkan. Ditambah lagi berkumpul dengan orang-orang
hebat ada sense yang memotivasi saya untuk menjadi lebih baik lagi, harus bekerja
lebih keras lagi dan pantang menyerah dalam mencapai mimpi-mimpi indah kita.
Dan pada malam itu juga kami membuka rahasia besar #Leile Lebay :D. Kami
memberitahu siapa secret buddy masing-masing, oh iya dari hari pertama kami
mengikuti sebuah program secret buddy yang dikonsep oleh Yurieke. Jadi, kita
mengambil undian memilih siapa yang akan menjadi secret buddy kita dan setelah
itu selama 4 hari berturut-turut kita harus memberikan perhatian kepada secret
buddy kita masing-masing, memberikan short messages yang berisi ungkapan
apapun. Bisa ungkapan sayang, semangat dan lainnya. Dan sayapun memberikan
permen untuk secret buddy saya dan yang lainnya juga. Mau tau siapa secret
buddy saya, dia adalah?????? Uda ferdi, yah ma secret buddy is him, meskipun
saya baru mengenalnya ketika di Sebar Nusa, so far everything is good, dia good
looking, sepertinya baik, rajin, ramah, dan alim itu yang saya suka. Dan mau
tau saya secret buddy nya siapa???? Iya, saya secret buddy nya kk Allan, saya
juga baru mengenalnya di Sebar Nusa, dan dia juga good looking, ramah, rajin,
alim juga, dan yang saya suka senyumnya ada lesung pipi nya, so cute hihi. Dia juga
perhatian sekali sama saya, senang sekali rasanya. Ahh jadi kangen mereka lagi
huhu.
Dan pada hari
terakhir, hari sabtu kami menyewa sampan nelayan untuk pergi ke pulau-pulau
dekat Enggano. Kami mengunjungi tiga pulau terdekat yaitu pulau Merbau, Pulau
Bangkai dan Pulai 2. Wah ternyata pulau-pulau ini tidak kalah cantik dengan
pulau-pulau lain yang ada di Indonesia. Karang-karang dan ikan-ikan nya juga bagus
sekali, saya senang sekali bisa melihat keindahan ciptaan Allah SWT ini secara
langsung, saya sadar bahwa ciptaan Allah itu emang benar-benar luar biasa dan
Allah maha segala-galanya. Setelah puas melihat keindahan alam enggano kami pun
pulang ke Bengkulu, kembali kedunia kita masing-masing, mulai melakukan
rutinitas masing-masing.
Itulah sepenggal kisah
perjalanan saya ketika berpartisipasi dengan program Sebar Nusa, ada banyak
pelajaran berharga yang saya dapatkan, saya sangat senang bisa mengikuti kegiatan
sosial seperti ini, ada banyak pengalaman baru, teman baru, sahabat baru, dan
keluarga baru dan pasti nya cinta yang baru hihi. Makasi buat semuanya, Do Han
Pacak Gale, Kk Andrew Dremers, Heru Lemes, KK secret buddy ambo kk Allan
ganteng, Uda secret buddy+secret admirer, uda ferdi cowok termanis hihi, ustad
dedi selfie, kk medi blacksweet, kk oji mencret, dang rafik si pendiam, mbak ku
yang super mbk lesti, mbk duta bahasa mbk jeje, dan cece imut, dan thanks so
much for my bestie Yurieke ayuk” korea yang centil dan den Yuyun nyun yang
melahirkan dikapal dan suka ngorok dan mencret juga, peace J
I will always miss you guys . Big hug J
I will always miss you guys . Big hug J
Curup, Bengkulu 21 Januari
2015

Comments
Post a Comment